Category Archives: Kabar Lapangan

Kaum Muda, Aktor Potensial Kota

Kaum muda Banjarmasin umumnya tahu keberadaan kawasan Sungai Jingah dan juga Sungai Kuin. Namun, seperti diakui Syahreza (relawan Turun Tangan) dan Yasmin (penggiat Banjarmasin Heritage) tidak banyak yang melihat kedua kawasan itu sebagai sesuatu yang istimewa. Dilihat sekilas, kedua kawasan itu memang “kurang bersahabat” bagi anak muda kekinian sekalipun cukup instagramable. Di tempat ini kita […]

Harapan Penggiat Budaya Urban Banjarmasin

Selain pasar apung, dan patung bekantan, salah satu landmark yang jadi kebanggaan masyarakat kota Banjarmasin adalah Menara Pandang yang terletak di tepi sungai Martapura. Bangunan yang diresmikan 6 Juni 2014 ini terletak di kawasan yang lazim disebut Siring Pierre Tendean. Bangunannya terdiri atas empat lantai. Lantai satu berupa ruang terbuka yang memungkinkan orang bisa lalu-lalang. […]

Banjarmasin, Kota dalam Genggaman Sungai

Seperti kita ketahui bersama peradaban di dunia banyak yang berkaitan dengan sungai. Peradaban Lembah Hindus, Mesopotamia dengan Sungai Eufrat dan Sungai Tigris, lalu sungai Kuning (Huang Ho) dan sungai Yang tse di Tiongkok juga Sungai Nil di Mesir adalah relasi sungai dan masyarakat yang membentuk corak kebudayaannya sendiri. Begitu pula peradaban masa lalu di Indonesia. […]

Trip 1: Menelisik Potensi Daerah

Program IKKON 1017 dilaksanakan selama empat bulan berturut-turut mulai Juli hingga Oktober 2017. Dalam rentang waktu tersebut, setiap peserta yang dikirim ke lima daerah di Indonesia (Banjarmasin, Banyuwangi, Bojonegoro, Belu dan Toraja Utara) melakukan agenda kerja di bawah payung tujuan “mendorong dan membentuk pengembangan potensi ekonomi kreatif lokal”. Dalam setiap tahapan kerja, peserta IKKON akan […]

Geliat Usaha di Kecamatan Banjar Utara

Selama dua pekan pertama di berada di Tanah Banua (Banjarmasin-ed), agenda Tim IKKON diisi dengan rangkaian survai potensi yang kiranya dapat dikembangkan dari kota “seribu sungai” ini. Usai jelajah Lok Baintan serta berkenalan dengan dua pelaku usaha di Kuin Utara, di hari ke-4 survai potensi kami difasilitasi pemkot Banjarmasin untuk bertemu dengan puluhan penggiat usaha […]

Sekilas IKKON 2017

Kurang lebih sebulan lalu kami dipertemukan dalam sebuah program live-in bertajuk IKKON (Inovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara) yang diprakarsai Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif). Setelah melalui beberapa tahapan seleksi ketat, akhirnya Bekraf memutuskan hanya 60 dari 460 pendaftar yang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti program IKKON 2017. Keenampuluh peserta tersebut terbagi dalam 12 bidang, meliputi […]

“Kue… Kue…”

Saat mengetahui akan bertugas selama beberapa bulan di Tanah Banua (Banjarmasin-ed), tak ada satu pun kawan yang menyarankan saya untuk membawa pulang makanan ringan. Semua menyarankan sasirangan. Begitupun dengan Erna, sahabat saya yang punya saudara di Banjar sana. Saat pulang ke Jogja, ia hanya membawa pulang sasirangan saja. Pakde dan om saya yang kebetulan pernah […]

Lok Baintan, Riwayatmu Kini…

Jika ditanya hal apa pertama kali terpikir jika mendengar Banjarmasin, kemungkinan besar jawabannya adalah pasar terapung, yang salah satunya berada di Lok Baintan. Meski sudah banyak diekspose media, pasar terapung Lok Baintan masih menjadi daya tarik pariwisata di sekitar Banjarmasin. Belum ke Banjarmasin kalau belum sampai ke Lok Baintan. Begitu kira-kira. Padahal secara administratif Lok […]

Bertandang ke Kampung Sasirangan

Tidak jauh dari Menara Pandang kota Banjarmasin, kita bisa menemukan satu kawasan para perajin kain sasirangan. Lazim disebut Kampung Sasirangan. Sasirangan merupakan salah satu produk khas Banjar yang mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kota Banjarmasin. Dahulu, Kampung Sasirangan dikenal sebagai Kampung Wadai alias Kampung Kuenya Kota Banjar. Setelah berubah haluan, ragam kue khas dari kampung […]

Menapak Menara Pandang

Pagi ini udara begitu cerah. Sekitar pukul 08.00 WITA kami dijemput Pak Priyo menuju Menara Pandang. Sebuah landmark Banjarmasin yang nantinya menjadi salah satu ruang kerja kami. Menara Pandang ibarat alun-alunnya warga banua. Perjalanan dari mess tempat kami menginap yang terletak di Kayutangi II menuju Menara Pandang relatif singkat. Hanya butuh waktu sekitar 30 menit […]

X